Jumat, 20 November 2009

Aku Mendapat Kejutan

Selama aku hidup di Timor Timur, banyak peristiwa yang kualami yang tidak mudah untuk dilupakan. Salah satu diantaranya yaitu ketika aku tinggal di mess
sekolah / rumah dinas milik sekolah.
Waktu itu sekitar bulan April 1999. Situasi keamanan di Alas, tempat tinggalku, sedang gawat, tidak aman, banyak penyergapan dan penculikan yang dilakukan oleh pejuang kemerdekaan Timor Timur yang disebut oleh TNI sebagai GPK(Gerakan Pengacau Keamanan).

Malam Tahun Baru

Peristiwa ini terjadi pada saat aku bertugas menjadi guru di Alas, Timor Timur, tahun 1992. Daerah tempatku mengajar, dikenal sebagai daerah basis pemberontak yang menakutkan. Tentara kita banyak yang ditugaskan untuk menjaga keamanan di daerah ini. Kata orang-orang sudah banyak juga tentara yang pulang tinggal namanya saja. Karena ganasnya pemberontak di daerah ini.

Malam itu aku terbangun dari tidurku yang nyenyak.Di kejauhan terdengar suara letusan senjata api dan bunyi lonceng gereja yang bersaut-sautan dan berkepanjangan. Mungkin ada satu atau dua menit baru berhenti. Ini pasti ada GPK masuk kampung, batinku berkata. GPK adalah gerakan pengacau keamanan, sebutan untuk pejuang kemerdekaan Timor Timur.

Di kegelapan malam aku berusaha meraba-raba untuk turun dari tempat tidur dan bersembunyi di tempat yang aman. Aku ingat di dapur ada tembok yang kuat dan tahan peluru. Aku masuk di situ bercampur dengan periuk dan kuali. Aku jongkok berjam-jam di situ sambil menahan rasa takut. Kalau GPK masuk ke sini mati aku. Aku diam saja walaupun nyamuk-nyamuk nakal menggigitku. Kupukul nyamuk yang menggigitku pelan-pelan.Tetapi tidak sengaja aku menyentuh periuk.Terdengarlah bunyi klontang. Aku takut sekali. Jangan-jangan didengan oleh GPK yang ada di luar kamarku.Setelah sekian lama, tiba-tiba terdengar bunyi lonceng satu kali, teng. Biasanya lonceng Koramil selalu berbunyi setiap jam di malam hari. Setelah kupikir-pikir, aku baru sadar kalau bunyi lonceng satu kali tadi adalah menandakan jam satu malam. Dan setelah kupikir lagi dan kuhubungkan dengan bunyi tembakan dan bunyi lonceng sebelumnya, aku baru sadar kalau tembakan-tembakan dan bunyi lonceng kira-kira satu jam yang lalu adalah tanda pergantian tahun, dari tahun lama ke tahun baru. Aku baru sadar kalau malam ini malam tahun baru, dan tidak ada GPK yang masuk kampung. Sejak itu aku baru berani keluar dari tempat persembunyianku. Sial ! Batinku berkata. Aku terus menuju tempat tidur untuk melanjutkan tidurku.

Dikenang kembali oleh S. Munir, 06 Juli 2007

Selasa, 10 November 2009

Di Jatijajar

Di Candi Borobudur


Taman Kyai Langgeng


Gambarku

Pagi hari yang indah, aku dan teman-temanku mengikuti anak-anak kelas 9 rekreasi di Pantai Parang tritis.
Pagi itu, omabak cukup besar. Lihat di balakang kami itu.
Anak-anak cukup senang main di pantai, walaupun semalam tidak tidur.

Assalaamu 'alaikum wr wb


Alhamdulillah malam ini saya dapat membuat sebuah blog. Keinginan yang sudah lama, dan baru saat ini bisa terwujud. Blog ini tentu saja masih banyak kekurangan. Sebab saya baru belajar. Belajar saja tanpa seorang pembimbing, hanya mengikuti petunjuk dari internet.
Di sini mari kita tukar pengalaman satu sama lain, dalam berbagai hal. Dengan demikian wawasan kita semakin bertambah, pengetahuan, dan pengalaman kita juga semakin banyak. Itulah sepatah kata dari saya.
Wassalam